Monday, 23 June 2014

Kamerun 1 - 4 Brasil

Brasil terbukti masih terlalu tangguh buat Kamerun. Dalam laga matchday ketiga fase grup Piala Dunia 2014 di Estadio Nacional De Brasilia, Brasilia, Selasa (24/6) dinihari WIB, Brasil membukukan kemenangan 4-1.
Hasil tersebut membuat Brasil memuncaki klasemen Grup A dan melangkah ke-16 besar sebagai juara grup.
Dengan demikian, Brasil akan kembali bertemu dengan Cili di fase gugur pertama. Secara statistik, Brasil mencatat tiga kemenangan dari tiga pertemuan melawan Cili di fase yang sama di Piala Dunia edisi sebelumnya.
Sementara Kamerun harus puas berada di dasar klasemen dengan gagal meraih satu pun angka.
Babak I
Sejak dimulainya pertandingan, skuat asuhan Luiz Felipe Scolari langsung bermain menekan. Peluang pun tercipta di menit ketiga, yang sayangnya gagal dimaksimalkan dengan baik oleh Fred mau pun Luiz Gustavo.
Kamerun tak ingin berdiam di daerah sendiri. Bedimo bahkan sempat mengancam lewat tendangannya, meski bisa berhasil diblok Marcelo di menit sembilan.
Tim asal Afrika itu menciptakan sejumlah peluang lain, namun Brasil yang terlebih dulu mencetak gol untuk memimpin pertandingan.
Di menit 17, Luiz Gustavo melepas crossing mendatar dari sayap kiri, bola yang mengarah ke tengah kotak penalti langsung diteruskan Neymar melalui sontekan akurat ke pojok kanan gawang.
Tak berhenti sampai disitu, Striker Barcelona itu hampir saja mencetak gol lagi! Sayang, tembakan kerasnya dari depan kotak penalti masih mampu diblok Carles Itandje.
Kamerun berusaha membalas dan upaya mereka menuai hasil di menit 26. Allan Nyom berhasil menaklukkan Alves di sayap kiri sebelum melepas crossing ke muka gawang. Joel Matip yang tanpa kawalan sukses meneruskan bola ke jala Brasil dengan sontekannya.
Kamerun mengancam lagi lewat tandukan Choupo-Moting, tapi Neymar yang akhirnya bisa membuat Brasilia kembali bergemuruh lewat tendangannya di menit 34.
Memimpin 2-1 membuat pemain Brasil semakin bersemangat mengurung Kamerun di daerah mereka sendiri. Tim lawan hanya mendapatkan beberapa kesempatan lewat serangan balik, namun gagal. Skor 2-1 pun bertahan hingga turun minum.
Babak II
Brasil langsung menekan dan dua kali memberikan ancaman ke gawang Kamerun. Namun gol baru tercipta di menit 49 setelah umpan silang David Luiz bisa dituntaskan dengan tandukan Fred. Skor berubah 3-1 untuk keunggulan Brasil.
Unggul cukup jauh, Brasil bermain lebih tenang. Sementara Kamerun memanfaatkan momen tersebut untuk bermain lebih terbuka.
Di menit 65, salah satu pemain Kamerun melepas tendangan keras dari luar kotak penalti, tapi arahnya masih kurang tepat sasaran.
Pergantian pelatih kemudian dilakukan kedua pelatih, seperti masuknya Ramires menggantikan Hulk dan Willian menempati pos Neymar. Kamerun juga tak ketinggalan memasukan pemain yang lebih bugar.
Memasuki sepuluh menit terakhir laga, Brasil harus kehilangan Luiz Gustavo karena cedera. Alhasil, Brasil harus bermain sepuluh pemain di sisa pertandingan karena tiga pergantian sudah dilakukan.
Tapi itu tak menghalangi Brasil menambah gol mereka. Di menit 84, Fernandinho berhasil menyontek bola ke gawang Kamerun setelah sebelumnya terjadi kerja sama apik antara Oscar dan Willian.
Wasit memberikan tambahan waktu empat menit dan Willian langsung mengancam dengan tendangannya di menit 90. Bola masih dengan mudah ditangkap Itandje.
Wasit Jonas Eriksson akhirnya meniup tanda berakhirnya pertandingan dan Brasil memenangi laga tersebut dengan skor 4-1.

Sumber: goal.com

Sunday, 22 June 2014

Indonesia Produsen Minyak Sawit Terbesar Dunia

Malang - Indonesia telah berhasil menjadi produsen minyak sawit terbesar di dunia menggeser Malaysia dan negara-negara produsen lainnya, berdasarkan data Oil World tentang perkembangan pangsa Indonesia dalam produksi minyak sawit dunia.
Ketua Advokasi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Dr Tungkot Sipayung, mengemukakan hal itu dalam Workshop Wartawan dan Mahasiswa bertajuk "Meluruskan Persepsi Negatif Industri Kelapa Sawit Indonesia" di Malang, Kamis (19/6).
Pada 1990, produksi sawit Indonesia hanya 22 persen dari produksi dunia, Malaysia 55 persen dan negara-negara lain 23 persen, sedangkan pada 2010 produksi sawit Indonesia sudah mencapai 48 persen, Malaysia 39 persen, sedangkan negara lainnya 13 persen.
Menurut Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI) ini, minyak sawit Indonesia juga telah menjadi penghasil minyak nabati terbesar dunia menggeser minyak kedele.
Pada tahun 1990, minyak kedelai mendominasi penggunaan minyak nabati dunia sebesar 37.39 persen, minyak sawit 25.53 persen, minyak rape 18.94 persen dan minyak bunga matahari 18,14 persen.
Pada 2008, penggunaan minyak sawit sudah 41.47 persen, minyak kedelai 32.03 persen, minyak rape 17.10 persen, sedangkan minyak bunga matahari 9.4 persen.
"Industri sawit merupakan satu-satunya andalan ekspor Indonesia yang harus dipertahankan dari kampanye negatif negara-negara maju. Produksi minyak nabati mereka dari bunga matahari (sun flower oil), kedelai (soybean) dan rapessed oil tersaingi oleh minyak sawit," katanya.
Sementara itu, Sekjen Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), Asmar Arsyad mengatakan areal kelapa sawit Indonesia pada 2012 mencapai 9.230 juta hektar, produksi CPO 28 juta ton, nilai ekspor 21.3 juta ton atau 23.8 juta dollar AS, sedangkan kebutuhan dalam negeri 10 juta ton.
"Kendala peningkatan produktivitas sawit adalah bibitnya palsu, lahan marginal, pupuk kurang, tanaman tua. Dari sisi rendemen adalah kultur teknis, sortasi, brondolan, kontaminasi. Kendala sisi sosial adalah pendidikan, budaya, adopsi teknologi dan kesempatan," katanya.
Senada dengan itu, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Dr Ir Damat MP, mengatakan saat ini negara-negara maju telah mengembangkan isu-isu negatif terhadap sawit seperti dinilai sebagai minyak konsumsi yang tidak sehat, tidak ramah lingkungan, penyebab kerusakan hutan, menyerap air sangat tinggi, meminggirkan masyarakat asli dan sebagainya.
Padahal, faktanya, lanjut dia, kelapa sawit memiliki sejumlah keunggulan yakni biaya produksi relatif rendah, umur ekonomi 25 tahun, memiliki kandungan mikro nutrien berupa karoten tinggi, tokoferol dan tokotrienol serta tidak mengandung kolesterol.
"Karakteristik minyaknya semi solid, kandungan asam lemak jenuh dan asam lemak tidak jenuh yang berimbang serta kandungan oleat relatif tinggi atau 46 persen," katanya.
Penulis: /YUD
Sumber:Antara

Saturday, 21 June 2014

Tobat ,, KI JOKO BODO Wakafkan Tempat Praktik untuk Masjid

Dream - Ki Joko Bodo baru saja memutuskan hubungan dengan dunia paranormal yang selama ini digelutinya. Selain merubah penampilan dan rutin beribadah, dia mewakafkan sebidang tanah di tempat praktiknya menjadi mushola atau masjid.
"Saya juga menghibahkan tempat dulu praktik untuk pembangunan mesjid. Saya mau itu dibuat beribadah, untuk salat sehari-hari," kata Ki Joko Bodo saat dihubungi lewat telepon, Sabtu 21 Juni 2014.
Tak tanggung-tanggung, ia juga menyingkirkan koleksi keris terutama yang bergambar hewan dan manusia. Bahkan, membakar lukisan-lukisan yang selama ini menghias kediamannya.
"Sebenarnya barang-barang itu langka. Tapi kalau buat nentang Tuhan, ngapain kita pelihara. Berbentuk larangan agama dan Tuhan, saya hindari. Saya mau mendekatkan diri pada Allah," katanya.
Pria pemilik nama asli Agus Yulianto itu rela kehilangan pekerjaan sebagai paranormal yang selama ini telah melambungkan namanya. Dia melakukan itu untuk menjadi pribadi lebih baik.
Setelah menjalankan umrah beberapa waktu lalu, Ki Joko Bodo mengaku ingin lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Perubahan drastis terjadi, termasuk dalam hal penampilan yang kini tak terkesan menyeramkan. Dia mengaku segera memangkas habis rambutnya adalah salah satu bentuk ketotalannya untuk bertobat.

Iniesta Ingin Jaga Peluang Spanyol di Piala Dunia

Spanyol dalam keadaan genting, jika gagal meraih kemenangan lagi, bukan tidak mungkin tim besutan Vicente del Bosque itu akan angkat kaki dari Brasil lebih awal.

Secara mengejutkan, Spanyol yang merupakan juara Piala Dunia 2010 kalah telak dari Belanda dengan skor 1-5 di Arena Fonte Nova, Salvador, 14 Juni lalu pada laga pertama Grup B.

Keterpurukan di laga pertama membuat Spanyol berada dalam keadaan genting. La Roja harus menang saat melawan Cili di Estadio do Maracana, Rio de Janeiro, Kamis (19/6/2014) dinihari WIB.

"Kekalahan atas Belanda merupakan pukulan yang sangat berat untuk kami. Hal yang kami lakukan salah. Tapi kami harus melupakan itu sekarang," ucap gelandang Spanyol, Andres Iniesta.

Tak mau pulang ke Spanyol lebih awal, pria berusia 30 tahun tersebut berjanji, timnya akan menunjukkan permainan yang lebih atraktif. La Roja (julukan Spanyol) akan bermain dalam tempo tinggi.

"Hal terpenting yang harus kami lakukan adalah meraih kemenangan. Tapi saya pikir, kami harus memiliki banyak kesempatan. Hal itu didapat jika kami bermain dengan sangat baik," tutup dia.
Spanyol dalam keadaan genting, jika gagal meraih kemenangan lagi, bukan tidak mungkin tim besutan Vicente del Bosque itu akan angkat kaki dari Brasil lebih awal.

Secara mengejutkan, Spanyol yang merupakan juara Piala Dunia 2010 kalah telak dari Belanda dengan skor 1-5 di Arena Fonte Nova, Salvador, 14 Juni lalu pada laga pertama Grup B.

Keterpurukan di laga pertama membuat Spanyol berada dalam keadaan genting. La Roja harus menang saat melawan Cili di Estadio do Maracana, Rio de Janeiro, Kamis (19/6/2014) dinihari WIB.

"Kekalahan atas Belanda merupakan pukulan yang sangat berat untuk kami. Hal yang kami lakukan salah. Tapi kami harus melupakan itu sekarang," ucap gelandang Spanyol, Andres Iniesta.

Tak mau pulang ke Spanyol lebih awal, pria berusia 30 tahun tersebut berjanji, timnya akan menunjukkan permainan yang lebih atraktif. La Roja (julukan Spanyol) akan bermain dalam tempo tinggi.

"Hal terpenting yang harus kami lakukan adalah meraih kemenangan. Tapi saya pikir, kami harus memiliki banyak kesempatan. Hal itu didapat jika kami bermain dengan sangat baik," tutup dia.