Friday, 4 July 2014

Jangan Kira Keramas Setiap Hari Tak Berbahaya

Tinggal di negara dengan iklim tropis di Indonesia menyebabkan kulit kepala jadi lebih berminyak dan rambut cepat lepek. Akibatnya, seharian Anda sering mengalami tragedi bad hair day.

"Rambut lepek dan kulit kepala yang berminyak, itu akibat paparan sinar matahari dan polusi udara sehari-hari. Ini masalah utama perempuan Indonesia," kata Indra Tanudarma, Senior Education Manager Loreal Professionnel Indonesia, saat peluncuran Hair Spa DX di PT Loreal Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (2/7/2014).

Salah satu langkah andalan yang dilakukan oleh para wanita untuk mencegah bad hair day adalah dengan keramas setiap hari. Hanya saja, menurut Indra, sebenarnya cara yang demikian bukanlah jalan keluar yang tepat.

Sebenarnya, keramas setiap hari hanya diperuntukkan bagi orang yang memiliki kulit kepala berminyak, untuk menekan produksi minyak berlebihnya tersebut. "Kelihatannya sih masalah bad hair day ini memang bisa diatasi dengan sering keramas. Namun, hati-hati, keramas setiap hari juga bisa berbahaya untuk kulit kepala," ujarnya.

Keramas setiap hari bisa jadi berbahaya untuk kulit kepala jika sampo yang digunakan ternyata tidak cocok dan tidak sesuai dengan kebutuhan kesehatan rambut Anda.Jika ingin keramas setiap hari, pastikan pilih produk sampo yang lembut dan memang diperuntukkan dipakai setiap hari.  

Jika sampo yang tidak digunakan bukan untuk pemakaian harian, maka bahan kimia yang terkandung dalam sampo bisa merusak kulit kepala. "Sampo non-daily yang dipakai untuk penggunaan harian menyebabkan agresi ke kulit kepala sehingga kulit kepala jadi lebih sensitif," kata Indra.

Selain itu, sampo non-daily bisa menghilangkan hydrolipid (minyak alami) di kulit kepala. Hal ini akan membuat kulit kepala dan batang rambut jadi kering, serta menyebabkan ketombe. "Boleh saja keramas setiap hari, tapi pastikan pilih produk sampo yang tepat untuk penggunaan setiap hari," jelasnya.

 

Sumber: kompas.com

No comments:

Post a Comment